Flyover Jalan Raya Bomang Mulai Dibangun 2027, Pemkab Bogor Siapkan Anggaran Mencapai Rp150 Miliar

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pembangunan Flyover Jalan Raya Bojonggede–Kemang (Bomang) akan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.

Proyek strategis ini menjadi hasil kolaborasi lintas pemerintahan untuk meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa pembangunan flyover tersebut merupakan kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Bogor, dengan pembagian kewenangan yang telah disepakati.

“Lahan yang mempersiapkan pemerintah Kabupaten Bogor. Pembangunan infrastruktur kita pilih mana yang menjadi perundangan Pemprov, mana yang menjadi perundangan Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada Radar Bogor, Jumat 6 Februari 2026.

Menurutnya, tahapan pembangunan Flyover Bomang akan dimulai pada 2027, diawali dengan penetapan lokasi, appraisal, hingga proses pembebasan lahan.

Sementara itu, mekanisme pelaksanaan konstruksi akan ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Apakah pembangunan infrastrukturnya akan dilaksanakan multi-year, berarti 14 tahun. Apakah pembangunan infrastrukturnya dimulai dan dituntaskan 2027, nanti akan ada pemerintah yang lebih lanjut dari pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberadaan flyover ini akan membuka aksesibilitas masyarakat dari Bojonggede, Kemang, hingga Parung yang terhubung langsung dengan jalur Tegar Beriman, tanpa harus memutar melalui Tol Sentul.

“Anggaran untuk flyover bomang yang tertuang dalam DED perencanaan pembangunan flyover bomang kurang lebih hampir Rp150 miliar,” jelasnya.

Dengan terbukanya konektivitas antarwilayah, Rudy optimistis pemerataan pembangunan dan pergerakan ekonomi di Kabupaten Bogor akan semakin meningkat.

“Kita memiliki harapan besar, potensi besar, peluang besar, pemerataan pembangunan, pergerakan ekonomi akan merata di seluruh wilayah kabupaten ini,” tutupnya.(cr1)

Baca Juga,

Bagikan:

Tags